New Guinea Raad di Hidupkan Kembali “Parlemen Nasional Akan Segera Terbentuk”

Jayapura — Komite Nasional Papua Barat (KNPB) telah membentuk Parlemen Rakyat Daerah (PRD) di 14 Wilayah di seluruh tanah Papua. PRD didirikan dengan tujuaan mewujudkan cita-cita kemerdekaan rakyat Papua, dengan mengejarkan agenda-agenda politik.

Ketua I KNPB, Mako Tabuni, ketika dihubungi Rabu (01/01) menjelaskan, PRD telah dibentuk di hampir semua wilayah tanah Papua, dan telah melibatkan semua komponen masyarakat Papua. Read more…

New Guinea Raad 1961

Dewan Daerah di Nieuw-Guinea

Papua's kijken wat er te kiezen valt

 

Pada tanggal 5 April 1961 telah terbentuk Nieuw – Guinea Raad (Dewan Perwakilan Rakyat Niew Guinea) di Nederlands Nieuw-Guinea. Hal itu merupakan momen yang penting untuk periode (1959-1962) dimana pengurus yang telah demokratis benar-benar mendapat tempat dalam koloni Belanda. Selain Nieuw-Guinea Raad – Dewan Perwakilan Rakyat Niew- Guinea, juga dipilih dewan daerah, yang bertindak sebagai “subseksi”. Dewan daerah ini merupakan penghubung antara semua dewan desa dan New Guinea Raad. Read more…

Lunch of Timika Region People Parliament [PRDT]

Create a new history of the nation’s indigenous peoples of West Papua in the process of unification of the Timika Region in encouraging the nation’s liberation struggle of West Papuans in Papua. This has been realized with the birth of the People’s Parliament Timika area that has been declared and was launched on 15 November 2011 by indigenous Papuans in Timika Region.

The following is a statement of declaration and the launch of the Regional People’s Parliament Timika:

STATEMENT OF PRINCIPLES OF NATIONS STRUGGLE OF WEST PAPUA
We the undersigned are the peoples of West Papua’s indigenous Melanesian race in Timika region, strongly expressed and declared and launched the Regional People’s Parliament Timika [PRDT] on Monday, November 15, 2011 by stating the attitude that:

1. We respect and recognize the people of West Papua Declaration of Independence December 1, 1961 with the proclamation of July 1, 1971 West Papuans in West Papua.

2. We recognize and struggle that the people of West Papua have a fundamental right to self-determination under international law. Read more…

Categories: Free Movement Action Tags:

Papua Tanah Darurat: Referendum Solusi

Press Release

REFERENDUM adalah solusi Damai dan Demokasi untuk menyelesaikan segala persoalan bangsa Papua Barat di Tanah Papua Barat.

 Akar masalah Papua Barat adalah Masalah Sejarah dan Status Politik bangsa Papua dalam bingkai Negara Republik Indonesia. Masalah Papua dan konflik Papua yang bergejolak dari tahun ketahun berkategori Internasional sehingga sangat sulut Jakarata menyelesaikan. Masalah Papua Barat adalah Masalah Internasional yang diperjuangkan dan dipersoalkan bangsa Papua sejak 1961- 2011. Masalah ini adalah hak politik rakyat bangsa Papua yang dikhianati oleh PBB, Amerika Serikat, Belanda dan Indonesia.

Akar persoalan bangsa Papua barat yang sebenarnya merupakan sejarah Integrasi Papua ke dalam wilayah Indonesia melalui Maklumat TRIKORA di Jogjakarta, Kemerdekaan bangsa Papua Barat 1 Desember 1961,  Perjanjian New York 15 Agustus 1963 yang dibuat dan ditanda tangani oleh Indonesia dan Belanda yang dimediasi Amerika tanpa melibatkan penduduk asli Papua, penyerahan Papua dari United Nations Temporary Administration (UNTEA) ke dalam wilayah Indonesia secara administrasi 1 Mei  1963 sebelum PEPERA 1969, dan pelaksanaan PEPERA 1969 yang CACAT HUKUM  dan CACAT moral dengan menggunakan  kekuatan moncong militer Indonesia dengan kekerasan dan kejahatan kemanusiaan yang menyebabkan pelanggaran HAM berat dan kematian penduduk asli Papua di tangan TNI dan POLRI. Itulah masalah-masalah yang ada di rakyat Papua yang dipersoalkan.

Read more…

Apa Materi Papua Barat di Mahkama Internasional (ICJ)

Bila proses memasukan Papua Barat kedalam NKRI sejak tanggal 1 Desember 1961 hingga 1969 itu dianggap sah, maka pertanyaan-pertanyaan yang harus dijelaskan oleh Mahkama Internasional sesuai pokok-pokok yang dibicarakan dalam Sidang Mahkama Internasional dengan menghadirkan Belanda, Amerika Serika dan Indonesia adalah:

1. Menanyakan Belanda dan PBB apakah Kemerdekaan Papua Barat 1 Desember 1961 yang dilakukan secara defakto itu sesuai dengan mandat resolusi PBB 1514 dan atau 1541 sehingga Belanda sebagai Negara yang menduduki wilayah Papua Barat itu telah berkewajiban memerdekakan wilayah Papua Barat dan deklarasi kemerdekaan itu juga merupakan hasil kongres Papua Barat yang memilih wakil resmi rakyat Papua Barat, Dewan Nieuw Guinea Raad. Bukankah ini adalah proses dekolonisasi, atau bagian dari semangat pembentukan komisi dekolonisasi PBB?. Read more…

West Papua People’s Strunggle for Independence there is nothing Preventing

We who are gathered in this place, we are the owners of this land, the heir to the country, none inhibited the struggle of West Papua, Republic of Indonesia was not, the Governor was not, the MRP was not, not anyone.

We are the owners of the land, we have the right to sit on this land, everyone must respect the person sitting on this land, God created this earth, God created the land of Java, Sulawesi ground the Lord God created, God created the land of Borneo and the Lord put all ethnic groups, with their eating style, their forests, their sea, sugai them, God had placed them the same place, God put the island of Papua, the mystery island, beautiful island, the island that is not owned by another pride, another tribe, race Another, God gave special special people of Papua, (really!), spare nothing makes any here, not people, people of Papua is not a separatist, not! land owners, who come here are the separatists, who she Homeland separatists, whom he did military separatist, separatists means separation, which comes to separation is the Homeland, not the people of Papua, we are the owner of the land God has placed us here, we will win.
Read more…

Press Release KNPB Pusat

Perss Release!!!

No.001/ps/kp-knpb/IV/2011

Wilayah Papua Barat merupakan wilayah targetan dan incaran bagi kaum pemodal bisnis ekonomi dan politik imperialisme sejak wilayah tersebut jadi sengketa politik Internasional, Ir. Soekarno (funding fathersnya) bangsa Indonesia dibawah bayang-bayang Imperialisme memaksakan serangan invansi Militer Indonesia 01 Mei 1963 di Papua Barat, serangan tersebut turut melegalkan serangan membabibuta dan pendudukan secara pakasa dan besar-besaran penuh dengan sejarah tumpah darah rakyat Papua Barat yang tak berdosa. Read more…

Rakyat Papua di Timika Mendukung Penuh Peluncuran ILWP bagian UK, London

TIMIKA – Rakyat Papua Barat di wilayah Timika berkumpul dan mengadakan kegiatan Ibadah dukungan pada 11 Oktober 2011 di lapangan Timika Indah jantug kota Timika dengan kekuatan massa 2000 orang. Komite Nasional Papua Barat [KNPB] Wilayah Timika memediasi rakyat bangsa Papua Barat yang ada di Wilayah Timika mengadakan kegiatan dukungan Peluncuran ILWP Bagaian Kerajaan Inggris pada tanggal 12 Oktober 2011.

Massa rakyat bangsa Papua Barat mulai berkumpul di lapangan tempat penyelenggaraan acara Ibadah pukul 07.00 dari berbagai titik kota Timika seperti dari Sp2 sampai Sp 12, 13, Jayanti, Sp 7, Sp 9 dan Sp 5 dan juga dari kwamki lama serta Nawaripi, Pomako dan Sp1 serta Sp 4. Dari semua titik kumpul terkumpul di Lapangan Timika Indah dengan aman. Semua komponen bangsa Papua hadir untuk nyatakan dukungan sepenuhnya kepada acara peluncuran ILWP bagaian Kerajaan Inggris. Read more…