Posted by: KNPB Mimika Region | October 8, 2011

Acara Peluncuran International Lawyers for West Papua [ILWP] atau Pengacara Internasional untuk Papua Barat di London

UNDANGAN PENTING

Untuk mendukung kegiatan tersebut KOMITE NASIONAL PAPUA BARAT [KNPB] Wilayah Timika mengundang seluruh rakyat di Bumi Mimika untuk ikut hadir dalam kegiatan Ibadah Bersama di Lapangan Timika Indah pada Hari Selasa 11 Oktober 2011 yang akan di mulai dari Jam 09.00 sampai selesai

Pengacara yang terdiri dari Geoffrey Robertson QC, Mark Stephens dan Jennifer Robinson akan mengumumkan acara peluncuran di Inggris untuk International Lawyers for West Papua [ILWP] atau Pengacara Internasional untuk Papua Barat bagian London, Inggris.

“Peluncuran ini akan mempertemukan para pemimpin kemerdekaan Papua, pengacara, anggota parlemen dan LSM, dengan tujuan untuk melibatkan Hukum masyarakat adat London dalam kegiatan-kegiatan ILWP. Dalam peluncuran ini juga akan membicarakan situasi saat ini di Papua Barat dan bagaimana pengacara-pengacara di Inggris dapat terlibat dalam International Lawyers for West Papua [ILWP] atau Pengacara Internasional untuk Papua Barat tersebut dan dalam kerja-kerjaILWP, termasuk menegaskan prinsip-prinsip hukum Internasional yang relevan kepada Papua Barat dalam menentukan Nasib Sendiri dan dalam kasus-kasus Hak Asasi Manusia untuk memperbaiki situasi saat ini di tanah di Papua. ”

Peristiwa Peluncuran Pengacara Internasional untuk Papua Barat Bagian London dilaksanakan pada hari Rabu, 12 Oktober 2011, Jam: 6.30-20:30, Tempat: Finers Stephens Innocent LLP, 179 Portland Street, London, W1W 5LS

Pengacara Internasional untuk Papua Barat (ILWP) adalah jaringan internasional dari pengacara yang telah dibentuk untuk meningkatkan kesadaran tentang Papua Barat dan untuk menyajikan kasus hukum bahwa Papua Barat memiliki hak untuk menentukan Nasib Sendiri di bawah Hukum Internasional [Bisa Cek: www.ilwp.org]

Pembicara pada acara Peluncuran ILWP bagian London, Inggris adalah :

§  Host: Jennifer Robinson, anggota ILWP dan pengacara Hak Asasi Manusia

§  Benny Wenda, Pemimpin kemerdekaan Papua Barat di pengasingan

§  Geoffrey Robertson QC, Ahli fikih PBB yang terhormat, Mantan Hakim Banding di Pengadilan Sierra Leone PBB dan Pengacara Hak Asasi Manusia

§  Mark Stephens, pengacara hak asasi manusia terkemuka

§  John Saltford, Sejarawan dan ahli tentang Act of Free Choice 1969 dan keterlibatan PBB di Papua Barat

§  Anggota parlemen pendukung Parlemen Internasional untuk Papua Barat (IPWP) [Bisa Cek: www.ipwp.org]

Seruan Aksi Nasional

Dukung Pertemuan Uji Materi 64 Pengacara dan Hakim yang tergabung dalam ILWP serta Menuntut Realisasi Pernyataan Sekjen PBB, Ban Ki-moon Terkait  Status Politik Wilayah Papua Barat.

Perjuangan pokok bagi pembebasan tanah air Papua Barat merupakan mutlak yang harus didorong oleh seluruh elemen gerakan perjuangan pembebasan tanah air mengingat proses memasukan wilayah Papua Barat ke dalam wilayah pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan tindakan sepihak yang dilakukan pemerintah Indonesia melalui skenario politik Penentuan  Pendapat Rakyat (PEPERA) Tahun 1969 yang penuh dengan manipulatif dan cacat menurut hukum Internasional. Kompleksitas persoalan dasar ini menjadi pokok subtansi masalah yang membutukan proses penyelesaian secara politik dan hukum di tingkatan Internasional secara menyeluruh.

Mengingat dukungan dan pertemuan yang akan dilaksanakan oleh 64 Pengacara dan para Hakim Internasional yang tergabung dalam International Lawyers for West Papua (ILWP) yang akan berlangsung pada hari Rabu, 12 Oktober 2011, di Kerajaan Inggris Raya (UK), Pertemuan ini akan dilaksanakan secara langsung guna membahas proses dan pengujian terhadap penguatan materi gugatan secara kongkrit dan objektif sebagai bahan persiapan gugatan  International Court of Justice ( ICJ)/ Mahkamah Internasional yang berkedudukan di Den Haag, Belanda.

Selain itu guna menindaklanjuti pernyataan Sekjen Perserikatan Bangsa – Bangsa (PBB) Ban Ki-moon setelah menghadiri Pacific Island Forum atau forum Negara-Negara Pasifik pada 7 – 8 September 2011 yang lalu di Auckland-Selandia Baru, dalam konferensi perssnya, Ban Ki-moon menegasakan “Bahwa masalah Papua Barat tersebut akan dibicarakan dalam komite dekolonisasi Majelis Umum PBB, dan pada waktu itu dilaksanakan apakah anda (Papua Barat) pemerintahan merdeka atau merupakan territorial tanpa pemerintahan, satu hal yang tidak dapat diganggu gugat adalah hak asasi manusia yang merupakan prinsip dasar PBB ditegakkan. PBB akan melakukan segala upaya untuk meyakinkan masyarakat Papua Barat bahwa hak-hak asasi manusia mereka dihormati.”

Mengingat beberapa agenda diatas sangat penting dan mendesak untuk di sikapi , maka Komite Nasional Papua Barat (KNPB) sebagai Media Nasional rakyat Papua Barat sekaligus penanggung jawab politik dalam negeri tanah air Papua Barat akan menyikapinya dalam bentuk dukungan aksi (demo) secara nasional, dengan demikian KNPB-PUSAT, Menyeruhkan:

  • Kepada seluruh Kawan-kawan pimpinan KNPB Wilayah-Wilayah di Daerah, KNPB Konsulat Pasifik dan Konsulat Indonesia untuk melakukan konsolidasi secara menyeluruh diseluruh wilayah tanah air untuk tujuan mobilisasi umum.
  •  Menyeruhkan kepada seluruh Elemen-elemen gerakan demokratik dan organisasi-organisasi perjuangan Papua Merdeka di seluruh wilayah negeri tanah air Papua Barat untuk turut terlibat dan berpartisipasi dalam agenda aksi nasional tersebut.
  • Aksi nasional secara serentak dan menyeluruh dilakukan pada hari Selasa, 11 Oktober 2011 diseluruh wilayah tanah air Papua Barat.

Demikian Seruan Aksi Nasional ini di buat dan dikeluarkan,

Port Numbay, 04 Oktober 2011

Koordinator Umum Aksi Nasional: Victor Kogoya [+6281280005032]

Penanggung Jawab Dalam Negeri

Badan Pengurus Pusat

Komite Nasional Papua Barat

Ketua Umum: Buchtar Tabuni


Responses

  1. BOCORAN POSTUR TNI AD TAHUN 2005 – 2024 DI PAPUA & PAPUA BARAT
    oleh Organisasi Pembebasan Papua Barat pada 19 September 2011 jam 23:24
    DOKUMEN R A H A S I A (TNI) POSTUR TNI ANGKATAN DARAT TAHUN 2005-2024
    Surat Keputusan Kasat No Kep 36/X/2006/30 Oktober 2006

    Demi menjaga keamanan dan keutuhan Negara Repoblik Indonesia maka TNI menysusun strategi dan rencana kerja selama 19 tahun kedepan untuk PAPUA yaitu sebagai berikut:
    I. Untuk propinsi papua (Jayapura) akan dilakukan penambahan kekuatan militer diantaranya:
    1 Makodam di Jayapura terdiri dari 5 Makorem, 222 Makodim, 151 Koramil, 1 Mabrigif, 1 Yonif Raider, 3 Yonif diperkuat
    penebalan, 3 Yonif diperkuat pembentukan baru, 2 Yonif, 4 Denkav , 2 Yonarhanud, 2 Yonarmet, 1 Raiarmed, 4
    denzipur, 1 Deninteldam, 5 timintelrem, 22 Unit inteldim, 1 Rindam dan Balak kodam di wilayaha Papua.

    II. Akan dilakukan penambahan pasukan TNI di beberapa kabupaten baru adalah sebagai berikut:
    1. 3 Kodim di Raja Ampat, Tolikara dan Okaba,
    2. 18 Koramil di Abun,Werba, Weri, Anggruk, Kenyam, Hubikosi, Prime, Garnelia, Apalapsili, Abenaho, Bolokme,
    Wapoga, Kobakma, Saubeba, Angkalsera, Moor, Komolon, Kumbis,
    3. 3 Yonif di Manokwari, Puncak Jaya dan Kaimana,
    4. 1Yonkav di Manokwari,
    5. 1 Yonarhanut di Timika serta
    6. 2 Denpom di Jayapura dan Merauke.
    7. 64 Koramil di Muara Tami, Batom, Sorong Barat, Beraurskamto, Ulilin, Sotak, Somate, Fafak Barat, Fak-Fak Timur, Oli
    Kobal, Mapur Jaya, Buru Way, Akat, Pait, Kangeme, Masni, Prafi, Orasnbari, Arandai, Kebar, Menyambo, Windesi,
    Sururei, Morait, Woswaren, Waibem, Waibeu, Sentani Timur, Sentani Barat, Nimbokran, Kurima, Ninia, Iwur, Borme,
    Mapenduma, Kembut, Biak Timur, Wama, Uana, Fawi, Sugapa, Bomakia, Semanga, Tanah Miring, Tagebok, Ongaya,
    Abun, Werba, Weri, Angurk, Kenyam, Hubi kosi, Piripme, Gamelia, Apalapsili, Apenaho, Bolokme, Wapoga, Kobakma,
    Saubeba, Angkalsera, Moor, Komolon, Kubis.

    III. Mabrigiv di Timika: Akan mengepalai 3 Yonif yaitu Yonif 751, 752, 753 dimana ketiga yonif ini akan mendapatkan
    penambahan 700 pasukan siap tempur.

    IV. TNI akan mendirikan Yonif Baru yaitu Yonif 754, 755 dan 756 dimana Ketiga yonif ini belum diketahui akan didirikan di
    daerah mana, namun akan dibentuk lagi Lima yonif baru di Bovendigul, Asmat, Manokwari, Puncak Jaya, Kaimana.

    V. TNI akan melakukan Penambahan:
    1. Batalion Kavaleri di Manokwari,
    2. 4 Detasemen Kaveleri di Timika, Wutung/ Arso, Nabire dan Merauke.
    3. 1 Batalion Artileri Medan (YONARMET) 105 di Jayapura
    4. 1 Yonarmed di Merauke
    5. 1 Raiarmed di Bovendigul
    6. 3 Batalion Artileri Pertahanan Udara (Yonahanud) di Jayapura, Bintuni dan Timika.
    7. 3 Detasemen Zeni tempur ( Denzipur) di Sorong, Nabire dan Merauke.
    8. 2 Detasemen Zeni terbang (Denzibang) di Biak dan Merauke.
    9. 3 Detasemen Lapangan (Denpal) di Jayapura, Biak, Sorong dan Merauke.
    10. 1 GudMurah di Merauke
    11. 2 Detasemen perbekalan belakang (Denbekang) di Jayapura dan Merauke.
    12. 1 Denkesyah, 1 Pekas dan 1 Ajenrem di Merauke
    13. 4 Rumkit TK IV di Merauke, Nabire, Timika, dan Wamena.
    14. 2 Denpom di Jayapura dan Merauke.

    VI. Kodam XVII/ Trikora
    Terdiri dari 3 Makorem,10 Makodim,105 Koramil, 3 Yonif, 1 Denzipur, 1 Denilteldam, 4 Timintelrem, 10 Unitinteldim,1 Rindam dan Balak Kodam Ada penambahan 1 Korem, 5 Kodim, 8 Koramil, 1 Mabrigiv, 3 Yonif diperkuat pembentukan
    baru,3 Yonif diperkuat penebalan Yonif 751,752,753, 1 Detasemen Kavaleri, 1 Yonarmed 105 serta 3 Denzipur,1 Tim intelrem dan 5 unit inteldim Satuan yang sudah terealisasi pembentukanya meliputi 1 Korem,4 Koramil,3 Yonif di perkuat
    pembentukan baru,3 Yonif diperkuat penebalan serta 1 Denkaf.

    PERTANYAAN’NYA
    1. Apa yang akan terjadi di Tanah Papua 19 tahun akan datang?
    2. Mampukah Orang Papua bertahan hidup dalam kepungan militerisme Indonesia?
    3. Apakah dengan kepungan TNI perjuangan Papua untuk merdeka masi tetap ada, semakin panas atau bahkan tidak
    ada sama sekali?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: