Posted by: KNPB Mimika Region | October 12, 2011

Press Release KNPB Pusat

Perss Release!!!

No.001/ps/kp-knpb/IV/2011

Wilayah Papua Barat merupakan wilayah targetan dan incaran bagi kaum pemodal bisnis ekonomi dan politik imperialisme sejak wilayah tersebut jadi sengketa politik Internasional, Ir. Soekarno (funding fathersnya) bangsa Indonesia dibawah bayang-bayang Imperialisme memaksakan serangan invansi Militer Indonesia 01 Mei 1963 di Papua Barat, serangan tersebut turut melegalkan serangan membabibuta dan pendudukan secara pakasa dan besar-besaran penuh dengan sejarah tumpah darah rakyat Papua Barat yang tak berdosa.

Proses memasukan wilayah Papua Barat ke dalam pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan tindakan sepihak yang dilakukan pemerintah Indonesia melalui skenario politik Penentuan  Pendapat Rakyat (PEPERA) Tahun 1969 yang penuh dengan manipulatif dan cacat menurut hukum Internasional. Kompleksitas persoalan dasar ini menjadi pokok subtansi masalah yang membutukan proses penyelesaian secara politik dan hukum di tingkatan Internasional secara bermartabat, menyeluruh dan demokratis sebab masalah Papua Barat merupakan masalah Internasional.

Tidak dapat dibantah lagi, saat ini solidaritas masyarakat internasional yang turut prihatin terhadap persolan bangsa Papua Barat turut mendorong proses penyelesaian secara tuntas dan demokratis, hal ini dibuktikan melalui 64 Pengacara dan para Hakim-Hakim Internasional yang tergabung dalam International Lawyers for West Papua (ILWP).  Yang dibentuk di Guyana – Amerika Latin dibawah kordinator Mrs Melinda Jangki.

Baru-baru ini, pada bulan Agustus 2011 di London – Inggris, ILWP telah menyelenggarakan Konferensi Jalan Menuju Kemerdekaan dan melahirkan beberapa resolusi tentang situasi terkini di Papua Barat dan tentang hak penentuan nasib sendiri bagi bangsa Papua Barat (self determination), saat ini bangsa Papua Barat tidak lagi sendiri dalam memperjuangkan hak-hak dasarnya sebagai sebuah bangsa yang telah pernah merdeka dan berdaulat penuh.

 Sekali lagi, untuk-Mu bangsa Papua Barat Pengacara Geoffrey Robertson QC termasuk Mark Stephens dan Jennifer Robinson telah mengumumkan acara peluncuran Pengacara Internasional untuk Papua Barat (ILWP)”Peluncuran ini akan mempertemukan para pemimpin kemerdekaan Papua Barat,para Pengacara, anggota parlemen dan LSM, dengan tujuan untuk melibatkan masyarakat Inggris dalam kegiatan ILWP dan mereka akan membicarakan situasi saat ini di Papua Barat dan bagaimana pengacara di Inggris dapat terlibat dalam kerja ILWP, termasuk menegaskan prinsip-prinsip hukum internasional yang relevan untuk rakyat Papua Barat dalam menentukan nasibnya sendiri serta kasus-kasus hak asasi manusia dirancang untuk memperbaiki situasi saat ini di tanah air Papua Barat.

 “Internasional Pengacara untuk Event Peluncuran Papua Barat akan dilaksanakan pada, Hari/Tanggal :Rabu, 12 Oktober 2011.  Waktu : Pukul,  06.30-20.30 pm. Bertempat di Finers Stephens Innocent LLP, 179 Besar Portland Street, London, W1W 5LS. Pengacara Internasional untuk Papua Barat (ILWP) adalah jaringan internasional dari pengacara yang telah dibuat untuk meningkatkan kesadaran tentang Papua Barat dan untuk menyajikan kasus hukum bahwa Papua Barat memiliki hak untuk menentukan nasib sendiri di bawah hukum internasional (lihat www.ilwp.org ). Pembicara pada acara tersebut akan mencakup:Tuan, Jennifer Robinson, ILWP dan pengacara hak asasi manusia, Tuan Benny Wenda, pemimpin kemerdekaan Papua Barat di pengasingan, Tuan Geoffrey Robertson QC ·, ahli fikih PBB yang terhormat, mantan hakim banding di Pengadilan Sierra Leone PBB dan hak asasi manusia, Tuan Mark Stephens pengacara hak asasi manusia terkemuka, Tuan John Saltford sejarawan dan ahli tentang Act of Free Choice 1969 dan keterlibatan PBB  di Papua Barat Anggota parlemen pendukung Parlemen Internasional untuk Papua Barat (IPWP) – lihat www.ipwp.org.

Perlu ditegasakan bahawa persoalan rakyat Papua Barat merupakan persoalan internasional, hal ini dapat dibuktikan dengan pernyataan Sekjen Perserikatan Bangsa – Bangsa (PBB) Ban Ki-moon sebualan yang lalu setelah menghadiri Pacific Island Forum atau forum Negara-Negara Pasifik pada 7 – 8 September 2011 di Auckland-Selandia Baru, dalam konferensi perssnya, Ban Ki-moon menegasakan “Bahwa masalah Papua Barat tersebut akan dibicarakan dalam Dewan Komite Dekolonisasi Majelis Umum PBB, dan pada waktu itu dilaksanakan apakah anda (Papua Barat) pemerintahan merdeka atau merupakan territorial tanpa pemerintahan, satu hal yang tidak dapat diganggu gugat adalah hak asasi manusia yang merupakan prinsip dasar PBB ditegakkan. PBB akan melakukan segala upaya untuk meyakinkan masyarakat Papua Barat bahwa hak-hak asasi manusia mereka dihormati.”

Pernyataan diatas cukup meyakinkan keyakinan politik rakyat Papua Barat untuk terus berjuang dan mendorong proses penyelesain melalui jalur-jalur legal internasional dengan tetap berpegang teguh pada prinsip-prinsip demokrasi, dengan demikian berikut kami menyampaikan pernyataan sikap, sebagai berikut:

1.       Mendukung penuh 64 Pengacara-Pengacara dan para Hakim yang tergabung dalam International Lawyers for West Papua (ILWP) pada kegiatan peluncuran pengacara internasional untuk Papua Barat, di Kerajaan Inggris. (UK).

2.       Mendukung dan mendesak Dewan Komite Dekolonisasi Majelis Umum PBB untuk segera realisasikan persoalan bangsa Papua Barat sesuai pernyataan  Sekjen Perserikatan Bangsa – Bangsa (PBB) Ban Ki-moon dalam konferensi perssnya di Auckland-Selandia Baru.

3.       Segera laksanakan Referendum di Papua Barat sebagai solusi penyelesain masalah rakyat Papua Barat secara menyeluruh adil dan demokratis.

Demikian perss releasenya.

                                                                                                                                                                                         Port Numbay, Selasa, 11 Oktober 2011

KOMITE NASIONAL PAPUA BARAT

Media Nasional Rakyat Papua Barat

(KNPB – PUSAT)

Koordinator Umum Aksi Nasional Bangsa Papua Barat

Victor Kogoya

Penanggung Jawab Politik Dalam Negeri

Buchtar Tabuni

Ketua Umum

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: